Baru Dapat Rp 15 M, Sriwijaya FC Kejar Sponsor

, Palembang – Sriwijaya Football Club membutuhkan dana setidaknya Rp 35 miliar untuk satu musim kompetisi. Dana tersebut akan digunakan untuk membayar gaji pemain dan pelatih, biaya laga tandang, serta akomodasi dan konsumsi semua pemain selama mereka tinggal di Palembang. Namun, menjelang bergulirnya Liga Super Indonesia pekan depan, Sriwijaya baru mendapatkan dana sekitar Rp 15 miliar dari sejumlah sponsor. Dodi Reza Alex selaku presiden klub mengatakan pihaknya sudah melakukan kontrak dengan sejumlah perusahaan BUMN dan BUMD serta badan usaha swasta nasional lainnya. Tahun ini, menurut dia, BUMD PT Bank Sumsel Babel merupakan sponsor dengan nilai kontrak paling tinggi, yakni Rp 7 miliar. Disusul BUMN PT Bukit Asam Rp 4 miliar dan BUMD PDPDE Rp 4 miliar. Ia optimistis angka Rp 35 miliar tersebut dapat terpenuhi paling lambat hingga beberapa bulan ke depan. “Masih ada beberapa perseroan yang tertarik. Saat ini tim kami sedang bernegosiasi,” kata Dodi Reza, Minggu, 15 Februari 2015. Lebih lanjut, anggota DPR Fraksi Golkar ini mengatakan pihaknya meyakini bakal mendapatkan dana segar lagi hingga belasan miliar rupiah dari Extra Joss, PT Asuransi Bumi Putra, serta sponsor individu dari kalangan pengusaha dan pejabat di Sumatera Selatan. Saat ini, calon investor tersebut sedang melakukan kompensasi yang bakal mereka dapatkan. “Target lainnya Rp 2,5 miliar bersumber dari tiket laga kandang dan penjualan merchandise .” Direktur Marketing Promosi PT Sriwijaya Optimis Mandiri selaku operator Sriwijaya FC, Nirmala Dewi, mengatakan saat ini pihaknya sedang mematangkan nilai kontrak bersama PT Asuransi Bumi Putra, minuman energi Extra Joss. Dia menyebutkan masih ada beberapa perbedaan mendasar tentang kompensasi yang akan didapat oleh sponsor-sponsor tersebut sehingga diperlukan waktu untuk bernegosiasi. Namun, sebelum laga perdana, menurut dia, kesepakatan itu sudah didapat. “Kalau Extra Joss masih terkendala soal penempatan logo mereka di baju pemain,” kata Nirmala Dewi. Nirmala mengatakan tahun ini pihaknya akan mendapatkan sokongan dana dari Komite Olahraga Nasional Indonesia Sumsel selaku panitia penyelenggara Asian Games 2018. Namun dia belum dapat memastikan nilai kontrak yang bakal disepakati. Hanya, menurut dia, pihaknya menyiapkan tempat khusus pada jersey Sriwijaya FC sebagai sarana promosi Palembang yang merupakan tuan rumah Asian Games. “Dari hitung-hitungan kami, dana sponsor dapat menutupi seluruh biaya yang dibutuhkan,” ujarnya. PARLIZA HENDRAWAN

Sumber: Tempo.co