Dua Bulan Terakhir, Polda Bengkulu Amankan 14 Tersangka Narkoba

Bengkulu – Selama dua bulan terakhir (Juli-Agustus), Direktorat Narkoba, Polda Bengkulu, berhasil menangkap 14 tersangka kasus penyalahgunaan narkoba. Mereka ditangkap disejumlah tempat kejadian perkara (TKP) di Bengkulu. “Dua bulan ini kita berhasil menangkap 14 tersangka kasus narkoba dan sejumlah barang bukti yang diamankan dari mereka, di antaranya sabu, pil ekstasi dan ganja,” kata Wakil Direktur Reserse Narkoba, Polda Bengkulu, AKBP Supriadi, di Bengkulu, Rabu (24/8). Ke-14 tersangka kasus penyalahgunaan narkoba yang diamankan itu, antara lain bertindak sebagai bandar, pengedar, kurir dan pengguna barang haram tersebut. Dari tangan para tersangka polisi berhasil mengamankan barang bukti berupa ganja seberat 228,45 gram, sabu seberat 8.39 gram dan pil ekstasi sebanyak 7 butir. “Barang bukti yang disita dari tersangka berupa ganja, sabu dan pil ekstasi tersebut, sudah kita musnahkan dengan cara dibakar. Pemusnahan barang bukti akan kita dibuatkan berita acara sebagai bukti di persidangan nanti,” ujarnya. Supriadi menambahkan, dari 14 tersangka itu, 4 orang di antaranya tidak dilakukan penahanan karena mereka sebagai pengguna atau sebagai korban dari peredaran barang haram tersebut. “Empat orang ini tidak kita tahan karena sebagai korban dari narkoba. Mereka akan dilakukan rehabilitasi agar tidak mengkonsumsi barang haram tersebut lagi ke depan,” ujarnya. Sedangkan 10 tersangka lagi tetap ditahan dan diproses secara hukum, karena mereka bertindak sebagai bandar, dan pengedar barang haram tersebut. “Bandar dan pengedar tetap kita tahan dan proses hukum terus berjalan. Kalau bandar dan pengedar tidak ada ampun. Mereka harus diberikan sanksi hukuman berat karena perbuatan mereka meruskan masa depan anak bangsa,” ujarnya. Supriadi menegaskan, jajaran Polda Bengkulu, telah berkometmen untuk menyatakan perang terhadap narkoba di daerah ini. Karena itu, setiap imformasi yang masuk dari masyarakat terkait narkoba langsung disikapi dengan mendatangi lokasi sasaran. Usmin/CAH Suara Pembaruan

Sumber: BeritaSatu