Laga Perdana LSI, Persija Tanpa Bepe

, Jakarta – Persija Jakarta terancam bermain tanpa kaptennya, Bambang Pamungkas di laga perdana Liga Super Indonesia 2013, Ahad mendatang. Padahal Persija bakal menghadapi lawan berat, Persisam Samarinda. Sampai saat ini, pemain yang akrab disapa Bepe itu memang masih belum bergabung ke tim Persija, karena manajemen tim Macan Kemayoran (julukan Persija) masih menunggak pembayaran gajinya musim lalu selama lima bulan. Selain Bambang, pemain lain yang kemungkinan belum akan memperkuat Persija di laga perdana adalah bek sayap Ismed Sofyan. Serupa dengan Bambang, pemain asal Aceh itu juga belum bergabung dengan tim, karena manajemen belum melunasi kewajibannya musim lalu. “Kami sudah sampaikan kondisi Persija yang sebenarnya saat ini kepada mereka. Tapi Bambang mengatakan, ia masih menunggu penyelesaian gaji musim lalu, baru bisa memutuskan bisa lanjut main atau justru pensiun. Sedangkan Ismed, sampai saat ini belum ada keputusan,” kata Ketua Umum Persija, Ferry Paulus, Kamis, 3 Januari 2013. Selain terkendala soal pelunasan tunggakan gaji pemain musim kompetisi lalu, kata Ferry, duo pemain senior tersebut juga terhadang kebijakan baru manajemen soal rasionalisasi gaji di musim depan. “Mereka tidak sepakat dengan kebijakan itu (rasionalisasi gaji yang ditawarkan manajemen),” kata Ferry lagi. Ferry beralasan, beragam upaya sebenarnya telah dilakukan manajemen untuk mempertahankan Bambang dan Ismed, namun masih menemui jalan buntu. “Sudah sejak dua bulan lalu kami menjalin komunikasi dengan mereka,” katanya. Kebijakan rasionalisasi gaji itu sendiri diambil manajemen setelah tidak memiliki cukup dana untuk operasional musim depan. Beberapa sponsor yang sempat dijajaki untuk membiayai tim musim depan, dikatakan Ferry, justru menarik diri akibat kisruh sepak bola nasional yang tidak kunjung selesai. Adapun Pemerintah Daerah DKI Jakarta tidak lagi bisa diandalkan sebagai penyokong dana utama tim, setelah terbitnya keputusan pelarangan penggunaan dana Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) untuk membiayai tim sepak bola profesional. “Dana talangan yang dijanjikan PT Liga Indonesia pun masih belum ada realisasinya sampai saat ini. Keuangan kami benar-benar terbatas. Hutang kami musim lalu masih ada Rp 3,7 miliar,” ujar Ferry. Tipisnya keuangan klub memang membuat Persija melepas banyak pemain andalannya di musim lalu. Walhasil, untuk musim depan, tim yang identik dengan warna oranye itu hanya akan mengandalkan pemain muda yang belum berpengalaman. Beruntung pemain asing musim lalu, seperti Robertino Pugliara, Fabiano Beltrame, dan Pedro Javier masih mau berseragam oranye. ARIE FIRDAUS

Sumber: Tempo.co