Pertamina EP Implementasikan Pohon Listrik Bantu Penerangan di Pidie Jaya

Pidie Jaya – PT Pertamina EP melalui Rantau Field mengimplementasikan teknologi pohon energi untuk bantu warga korban gempa di Pidie Jaya, Aceh agar mendapatkan penerangan. Diketahui, gempa bumi membuat beberapa sumber listrik di Aceh mengalami kerusakan sehingga warga tidak mendapatkan aliran listrik. “Melihat kondisi tersebut, kami mencoba mencari solusi terbaik untuk membantu korban gempa Pidie Jaya. Kami melihat di sana banyak pohon kedondong hutan. Sebelumnya terbukti bahwa pohon tersebut bisa digunakan sebagai penghasil energi listrik alternatif,” ujar Public Relation Manager PT Pertamina EP, Muhammad Baron dalam keterangannya, Jumat (16/12). Pohon energi, kata Baron, merupakan hasil inovasi yang ditemukan oleh Naufal Raziq (14th) putra daerah Nangroe Aceh Darussalam, tepatnya di Kota Langsa. “Sebelumnya pohon energi ini telah dipasang di lokasi Pusat Pemberdayaan Masyarakat Pertamina di Aceh Tamiang, kemudian dipasang juga di Desa Tampur Paloh Kabupaten Aceh Timur. Dan selanjutnya Insya Allah bisa membantu meringankan warga Pidie Jaya,” terang Baron. Baron menjelaskan saat ini instalasi pohon energi mulai dipasang, antara lain di Desa Kuta Pangwa, Masjid Jamik dan akan diteruskan ke lokasi lainnya. “Semoga proses pemasangan dan instalasi pohon energi bisa berjalan lancar, sehingga masyarakat Pidie Jaya dapat menikmati listrik alternatif di malam hari. Mohon dukungan semua pemangku kepentingan agar saudara kita di Pidie Jaya diberikan kesabaran dan kekuatan untuk kembali bangkit,” tambah Baron. Sementara ditemui di Desa Kuta Pangwa, Marthonis selaku koordinator pengungsi dan Keuchik atau Kepala Desa Kuta Pangwa menyampaikan bahwa masyarakat merasa sangat terbantu dengan listrik dari pohon Kedondong. “Gempa Pidie mengakibatkan aliran listrik terputus, dan alhamdulillah Pertamina membantu kami berupa penerangan dari pohon listrik,” ujar Marthonis. Euis Rita Hartati/WBP Investor Daily

Sumber: BeritaSatu