Belum punya winger, Tim Pra PON Jateng buka lowongan

Sindonews.com – Tim sepak bola Pra PON Jateng membuka kesempatan pada talenta muda di posisi winger untuk memperkuat Jawa Tengah pada PON 2016 di Jawa Barat. Dari seleksi yang sudah dilakukan, tim pelatih belum menemukan sosok winger kanan dan kiri yang mumpuni. Setelah melihat dari hasil latihan dan perkembangan pemain yang diproyeksikan untuk mengisi posisi tersebut, hasilnya juga belum sesuai dengan kebutuhan tim. Sebelumnya dua penyerang yang masih dalam tahap seleksi untuk menjadi bagian dari tim, yakni Amir Santoso asal Demak dan Ganang AN dari Kabupaten Semarang, diproyeksikan akan mengisi posisi tersebut. Sebenarnya dari deretan nama yang menghuni skuad sementara, ada sejumlah pemain sayap kanan dan kiri. Seperti Karamia Anggara (Sragen), Taufik Afriadi (Banjarnegara) dam Saimima (Banyumas), di winger kiri. Adapun di sayap kanan ada tiga pemain, mereka adalah Ragil Putut (Jepara), Mutohirin (Pemalang) dan Afrian Annur (Akademi Eko). Namun keenamnya dianggap masih belum maksimal. Pelatih Pra PON Jateng Firmandoyo mengatakan, setelah melakukan uji coba untuk menggeser keduanya lebih ke kanan dan kiri, hasilnya kurang maksimal. “Belum bagus. Sekarang masih greseh-greseh dan jika ada pemain yang memiliki spesialisasi posisi tersebut, silakan saja mengikuti seleksi, nanti tetap akan kami tes,” kata Firmandoyo, kemarin. Pemain PON ini maksimal kelahiran 1993. Setelah beberapa waktu lalu mengikuti TC, para pemain dikembalikan lagi ke klubnya masing-masing di daerah. Setelah ada agenda latihan lagi, para pemain nantinya akan dipanggil kembali. Menurut Firmandoyo, pihaknya tidak akan terburu-buru untuk merekrut pemain sayap kanan dan kiri. Ini agar bisa mendapatkan pemain yang memiliki kualitas yang baik. “Kita ingin yang terbaik bagi Jateng,” ucap mantan pelatih PSIS Semarang musim lalu itu. Total pemain yang masih dalam masa promosi dan degradasi saat ini sebanyak 37 pemain. Tim Pra PON Jateng pada PON 2012 di Pekanbaru Riau hanya mampu menyumbangkan medali perunggu ( dka ) dibaca 2.800x

Sumber: Sindonews