Jelang Lawan Myanmar, Kebugaran Pemain Timnas Meningkat

VIVA.co.id – Kabar baik menaungi Timnas Indonesia jelang laga uji coba melawan Myanmar, Jumat, 4 November 2016. Kondisi fisik mereka meningkat cukup pesat. Itu terlihat ketika mereka melakoni tes fisik jelang keberangkatan ke Myanmar. Dalam tes tersebut, Boaz Solossa cs dipasangkan GPS di dadanya. Pemasangan GPS dilakukan untuk memantau detak jantung para pemain Timnas. “Kami lihat ada sedikit peningkatan saat memonitor jantung. Rata-rata pemain punya 180 detakan per satu menit. Kemudian, turun menjadi 145 detakan. Itu indikasi jantung bagus dan fisik lebih baik,” kata pelatih Timnas, Alfred Riedl. Perkembangan tersebut membuat Riedl bisa tersenyum lebar. Pelatih asal Austria itu merasa anak-anak asuhnya bisa menampilkan yang terbaik di pertandingan uji coba nanti. “Saya senang dengan keinginan pemain untuk menunjukkan kemampuan terbaik. Kami dapat melihat hal itu. Bagi kami, ini menjadi pertanda positif,” ujar Riedl. Pasukan Garuda akan melakoni laga uji coba tanda sebanyak dua kali. Pada Jumat besok, mereka bakal menghadapi Myanmar di kandangnya, Stadion Thuwunna, Yangon. Selang empat hari, Timnas akan menghadapi Vietnam. “Dua laga ini harus dilaksanakan untuk menguji mental. Sering kali Indonesia main bagus di kandang. Tapi, saat berlaga di luar kandang kurang bagus,” terang asisten pelatih Timnas, Wolfgang Pikal.

Sumber: VivaNews