6 Hari, Polisi Tegur 5.947 Pelanggar Aturan Ganjil-Genap

Jakarta – Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya mencatat, melakukan teguran sebanyak 5.947 kali terhadap pelanggar uji coba sistem ganjil-genap selama enam hari pelaksanaan. “Jumlah teguran selama enam hari pelaksanaan (tanggal 27 Juli sampai dengan 3 Agustus 2016), sebanyak 5.947,” ujar Kepala Subdirektorat Pembinaan dan Penegakan Hukum Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya AKBP Budiyanto, Kamis (4/8). Dikatakan Budiyanto, hingga hari keenam kemarin masih terus terjadi peningkatan pelanggaran di kawasan ganjil-genap. “Diduga pengguna jalan masih ada yang mencoba-coba melanggar,” ungkapnya. Ia menyampaikan, kenaikan jumlah pelanggar atau teguran pada tanggal 3 Agustus dibanding 2 Agustus 2016, sebesar 31 persen. “Tanggal 2 Agustus, teguran sebanyak 848. Sedangkan tanggal 3 Agustus, ada 1.108 teguran. Terjadi kenaikan 31 persen,” katanya. Diketahui, Dinas Perhubungan DKI Jakarta dan Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya, menggelar uji coba sistem ganjil-genap pada tanggal 27 Juli hingga 26 Agustus 2016. Kendaraan dengan pelat nomor (nomor ekor) ganjil dapat melintas pada tanggal ganjil. Begitu sebaliknya, nomor genap pada tanggal genap. Waktunya, Senin sampai Jumat pukul 07.00-10.00 WIB dan 16.00-20.00 WIB. Sabtu, Minggu dan hari libur nasional tidak berlaku. Ganjil-genap hanya berlaku untuk mobil di Jalan Jenderal Sudirman, MH. Thamrin, Jalan Medan Merdeka Barat, dan sebagian Jalan Gatot Subroto. Namun, bukan berarti kendaraan dengan pelat ganjil tidak boleh beroperasi pada tanggal genap atau sebaliknya. Kendaraan tetap dapat beroperasi, tapi di luar kawasan dan di luar jam pemberlakuan ganjil-genap. Bayu Marhaenjati/CAH BeritaSatu.com

Sumber: BeritaSatu