Messi Berhasrat Meraih Gelar Bersama Argentina

Metrotvnews.com, Buenos Aires: Pelatih Argentina, Edgardo Bauza percaya tidak ada yang lebih berhasrat untuk memenangi trofi bersama tim nasional daripada Lionel Messi. Sebelumnya, La Pulga merasakan tiga kali gagal di final bersama Albiceleste. Messi sempat pensiun dari tugas internasional setelah melihat Argentina kalah dari Cile di final Copa America Centenario pada Juni. Kala itu, juara dunia dua kali itu kalah lewat babak adu penalti. BACA: Jadwal Siaran Langsung Myanmar vs Indonesia Sore Nanti Ini menandai kekalahan ketiga beruntun Messi di final ajang internasional berama Argentina. Sebelumnya, ia merasaka kepedihan kekalahan dari Jerman di Piala Dunia 2014 dan Cile di Copa América 2015. Baca juga Hasil Lengkap Pertandingan Sepak Bola Semalam Lilipaly Termasuk Salah Satu Pemain Top Asia di Eropa Main di Tiongkok, Tevez Bakal Jadi Pemain dengan Gaji Tertinggi Brandconnect Mengenal Lebih Dekat Penjara Tasmania di Hobart Bauza tahu bagaimana menderitanya Messi. Sang pemain mengatakan ingin meraih gelar di tingkat internasional untuk menambah gemerlap kariernya di sepak bola. “Ia adalah pemain yang sangat berkomitmen untuk tim nasional. Ia mengatakan sesuatu saat ia frustrasi,” katanya kepada Marca, Jumat (4/11/2016). “Tapi kami mulai berbicara tentang sepak bola dan Anda menyadari bahwa ia hidup untuk itu,” lanjutnya. “Tidak ada orang lain yang memiliki hasrat untuk memenangi gelar dengan tim nasional dibanding dirinya dan ia menunjukkan itu kepada saya dalam dua jam percakapan kami,” ungkapnya. Argentina kini tengah berjuang di ajang kualifikasi Piala Dunia. Mereka sementara duduk di peringkat keenam setelah melewati 10 pertandingan. Bukan hasil yang baik sejauh ini. Bauza kini berhasrat meloloskan Argetina ke Piala Dunia 2018 dan siap mengantar negaranya meraih supremasi tertinggi di sepak bola itu setelah terakhir kali menjadi juara pada 1986. BACA: AS Roma Belum Terkalahkan di Grup E “Saya ingin membawa tim bermain di final Piala Dunia. Ini tidak akan mudah, tapi hidup saya adalah perjuangan,” pungkas pelatih berusia 58 tahun tersebut. (Marca) (ASM)

Sumber: MetroTVNews