Persipura Jayapura Panen Hukuman

Rimanews – Kericuhan yang terjadi di Stadion Mandala, Jayapura, Papua, Selasa (21/10) lalu membuat Persipura panen hukuman dari Komisi Disiplin (komdis) PSSI. Pada laga lanjutan babak delapan besar Indonesia Super League (ISL) 2014 antara Persipura dan Arema diwarnai kericuhan antar pemain dan sejumlah offisial tuan rumah. Baca Juga Juara ISC, Persipura Jayapura terima Rp 3 miliar Agenda internasional Timnas Indonesia pada 2017 Empat klub Eropa dijadwalkan jajal Stadion Batakan Komdis yang melakukan sidang di kantor PSSI, memutuskan memberikan empat sanksi kepada pemain, pemain, ofisial, dan panitia penyelenggara pertandingan (Panpel). Hukumannya pun beragam. Pemain yang mendapatkan sanksi adalah Ruben Sanadi. Pemain ini dinilai sebagai pemicu perkelahian dengan pemain Arema Dendi Santoso. Atas kasus tersebut, Ruben dilarang memperkuat timnya dalam dua pertandingan. “Jika ditambah dengan kartu merah maka ia dilarang tiga kali. Sedangkan Dendi dua kali pertandingan (kartu merah dan satu sanksi Komdis),” kata Ketua Komdis PSSI Hinca Panjaitan dilansir laman resmi PT Liga. Selain Ruben, pemain Persipura yang mendapatkan sanksi adalah Dominggus Fakdawer. Pemain itu mendapatkan sanksi larangan bermain dua pertandingan. Komdis menilai Fakdawer memicu keributan yang melibatkan ofisial Persipura. Untuk ofisial Persipura yang melakukan keributan dengan penjaga gawang Arema, Kurnia Meiga, Komdis memberikan sanksi cukup berat yaitu dilarang beraktivitas di dunia sepakbola Indonesia selama satu tahun. “Dua orang ofisial selain dilarang beraktivitas di dunia sepakbola, juga mendapatkan sanksi denda. Sanksi denda juga kami berikan kepada Panpel pertandingan,” jelas Hinca. Sponsored Telah Launching Rimanews Android Apps KATA KUNCI : Persipura Jayapura , Arema Indonesia , Komdis PSSI , ISL 2014 , Sepakbola , Olahraga

Sumber: RimaNews