Pilot Ditangkap ISIS, Jordania Kobarkan Perang

Rimanews – Jordania menyatakan negara itu akan melanjutkan perangnya melawan teror dan kelompok pelaku teror untuk mempertahankan agama Islam. Pernyataan ini disampaikan pada Rabu (24/12), setelah pesawat tempur mereka ditembak jatuh, dan pilot mereka ditahan ISIS. Dalam satu wawancara dengan media resmi Televisi Jordania, Menteri Negara urusan Media Mohammad Momani mengatakan pemerintah menyampaikan solidaritas kepada keluarga dan suku pilot yang ditangkap oleh anggota ISIS pada Rabu di Suriah. Baca Juga Wanita Muslim akan jadi perdana menteri Rumania Pria Malaysia sembunyikan 900 gram heroin di celana dalam Kepsek di China diskors setelah 400 siswanya ujian di tengah kabut polusi “Ketika kami memasuki koalisi pimpinan AS melawan Negara Islam, kami tahu akan ada pengorbanan seperti penyanderaan atau bahkan gugur. Kami akan melanjutkan perang kami melawan teror dan untuk mempertahankan tanah air,” kata Momani. Rabu pagi (24/12), Angkatan Bersenjata Jordania menyatakan anggota ISIS menembak jatuh satu pesawat Jordania dan menangkap pilotnya di Suriah. Pilot tersebut adalah bagian dari kelompok jet tempur Jordania yang melancarkan misi militer terhadap organisasi fanatik ISIS. “Jordania mengatakan ISIS bertanggung-jawab atas keselamatan pilot itu,” kata militer Jordania. Stasiun televisi pan-Arab, Al-Mayadeen, dengan mengutip laporan IS mengatakan, anggota kelompok gerilyawan itu menembak jatuh pesawat tersebut di wilayah Ar-Raqqa dan menangkap pilotnya, yang berkebangsaan Jordania. Koalisi anti-teror pimpinan AS telah menyerang posisi ISIS di Suriah sejak September. Jordania, Arab Saudi dan Uni Ermirat Arab ikut dalam misi tersebut. Sponsored Telah Launching Rimanews Android Apps KATA KUNCI : Pilot Jordan , ISIS Suriah , timurtengah , Internasional

Sumber: RimaNews